Friday, 24 August 2012

KASUT KELOPAK JANTUNG .

Ahmad , seorang pelajar yang pada ketika itu berada di darjah tiga kerap mengujinya dengan kesabaran . Kehidupan Ahmad yang miskin menyebabkan dia tidak mampu membeli kasut dan pakaian sukan . Akibatnya , Cikgu Harun kerap memarahi Ahmad kerana gagal berkasut ke sekolah . Ahmad juga dikatakan membawa imej yang buruk terhadap kelas mereka dan akan menurunkan prestasi sekolah yang sedang meningkat .



Ditaip oleh , NAVEDASHINI .

BUDI SEORANG BAPA ANGKAT

Cerita ini mengisahkan kematian Tunku Si Helang Laut        dan permaisurinya yang tinggal di Bandar Mengkalih .       Oleh itu , Datuk Batin dan isterinya yang bernama Uli .     Emak Si Anjing telah mengambil anak saudara mereka        yang bernama Awang Sulung sebagai anak angkatnya .


ditaip oleh , NAVEDASHINI .

HIKAYAT MARAKARMA

Betara angkasa indera dewa turun ke bumi menjadi manusia biasa. Mereka tinggal di negeri Anta Beranta . Mereka telah dihina dan dikasari oleh penduduk negeri tersebut . Gelaran yang diberikan kepada mereka ialah Si Miskin dan isteri Si Miskin . Pada suatu hari  , di tempat pembuangan sampah , Si Miskin dan isterinya makan sebiji ketupat dan sebuku tebu .


Ditaip oleh , NAVEDDASHINI

SAAT-SAAT PERAKHIRAN SEKOLAH

SAAT-SAAT PERAKHIRAN SEKOLAH

Suasana emosi yang bercampur baur pada saat saat perakhiran sekolah .Ada yang sedih kerana terpaksa terpisah dengan rakan dan guru , tidak kurang juga yang gembira meningalkan alam persekolahan dan tidak bersabar sabar kerana akan melangkah ke alam remaja pada tahun depan .
ada pelajar yang faham bahawa ilmu yang dimiliki perlu disematkan dalam diri .

Ditaip oleh, NAVEDASHINI

Thursday, 26 July 2012


Anjing dan Bayangannya

Aesop



Seekor anjing yang mendapatkan sebuah tulang dari seseorang, berlari-lari pulang ke rumahnya secepat mungkin dengan senang hati. Ketika dia melewati sebuah jembatan yang sangat kecil, dia menunduk ke bawah dan melihat bayangan dirinya terpantul dari air di bawah jembatan itu. Anjing yang serakah ini mengira dirinya melihat seekor anjing lain membawa sebuah tulang yang lebih besar dari miliknya.
Bila saja dia berhenti untuk berpikir, dia akan tahu bahwa itu hanyalah bayangannya. Tetapi anjing itu tidak berpikir apa-apa dan malah menjatuhkan tulang yang dibawanya dan langsung melompat ke dalam sungai. Anjing serakah tersebut akhirnya dengan susah payah berenang menuju ke tepi sungai. Saat dia selamat tiba di tepi sungai, dia hanya bisa berdiri termenung dan sedih karena tulang yang di bawanya malah hilang, dia kemudian menyesali apa yang terjadi dan menyadari betapa bodohnya dirinya.
Sangatlah bodoh memiliki sifat yang serakah
Ditaip oleh:Nadiah Bt Mohd Zamri                                                                                                                      Sumber:Internet

Kerbau dan Kambing




Seekor kerbau jantan berhasil lolos dari serangan seekor singa dengan cara memasuki sebuah gua dimana gua tersebut sering digunakan oleh kumpulan kambing sebagai tempat berteduh dan menginap saat malam tiba ataupun saat cuaca sedang memburuk. Saat itu hanya satu kambing jantan yang ada di dalam gua tersebut. Saat kerbau masuk kedalam gua, kambing jantan itu menundukkan kepalanya, berlari untuk menabrak kerbau tersebut dengan tanduknya agar kerbau jantan itu keluar dari gua dan dimangsa oleh sang Singa. Kerbau itu hanya tinggal diam melihat tingkah laku sang Kambing. Sedang diluar sana, sang Singa berkeliaran di muka gua mencari mangsanya.
Lalu sang kerbau berkata kepada sang kambing, "Jangan berpikir bahwa saya akan menyerah dan diam saja melihat tingkah lakumu yang pengecut karena saya merasa takut kepadamu. Saat singa itu pergi, saya akan memberi kamu pelajaran yang tidak akan pernah kamu lupakan."
Sangatlah jahat, mengambil keuntungan dari kemalangan orang lain.

Ditaip oleh:Nadiah bt Mohd Zamri                                                                                                               Sumber:Internet
       
   

The Gingerbread Man


Once upon a time, an old woman and her husband lived alone in a little old house. The couple had no children, and being lonely, the woman decided to make a boy of gingerbread. She carefully mixed the batter, rolled out the dough, and cut out out a very nice gingerbread man. She added sugar icing for his hair, mouth, and clothes, and she used candy chips for buttons and eyes. What a fine looking gingerbread man he was! The old woman put him in the oven to bake. After he was fully done, she slowly opened the oven door. Up jumped the gingerbread man, and he ran out the door saying,
"Run, run, as fast as you can!
You can't catch me!
I'm the Gingerbread Man!"
The oAnd so the Gingerbread Man ran and ran. While he running, he met a cow.
"Moo," said the cow. "You look very fine! Fine enough to eat!" And the cow started to chase to little man.
But the Gingerbread Man ran faster, saying,
"I ran away from an old woman,
I ran away from an old man,
And I can run away from you!
I can!"

And he laughed,
"Run, run, as fast as you can!
You can't catch me!
I'm the Gingerbread Man!"
The cow ran after the Gingerbread Man, but she could not catch him.


The Gingerbread Man kept running, and soon he met a horse.
"Neigh," said the horse, "You look mighty tasty. I think that I would like to eat you."
"But you can't!" said the Gingerbread Man.
"I ran away from an old woman,
I ran away from an old man,
I ran away from a cow,
And I can run away from you!
I can!"

And so he ran singing,
"Run, run, as fast as you can!
You can't catch me!
I'm the Gingerbread Man!"
The horse ran after the Gingerbread Man, but he could not catch him.



The Gingerbread Man ran and ran, laughing and singing. While he ran, he met a chicken.
"Cackle, cackle," said the chicken, "You look fine enough to peck for dinner. I'm going to eat you, Mr. Gingerbread Man."
But the Gingerbread Man just laughed.
"I ran away from an old woman,
I ran away from an old man,
I ran away from a cow,
I ran away from a horse,
And I can run away from you!
I can!"

And so he ran singing,
"Run, run, as fast as you can!
You can't catch me!
I'm the Gingerbread Man!"
The chicken ran after the Gingerbread Man, but she could not catch him.


The Gingerbread Man was proud that he could run so fast.
"Nobody can catch me," he thought. So he kept on running until he met a fox.
He just had to tell the fox how he ran faster than all the others.

"Mr. Fox," he said,
"As tasty as I appear to be,
I cannot let you catch and eat me.
I ran away from an old woman,
I ran away from an old man,
I ran away from a cow,
I ran away from a horse,
I ran away from a chicken,
And I can run away from you!
I can!"
But Mr. Fox did not seem to care.

"Why would I want to bother you?" asked Mr. Fox. "You don't even look that tasty. No, young man, I don't want to eat you at all."
The Gingerbread Man was so relieved.

"Well, indeed, Mr. Fox," said the Gingerbread Man. "If you don't mind, I think I'll take a little rest here." And the Gingerbread Man stopped running and stood still.
And right when he stood still. Snap! went Mr. Fox's jaws right into the Gingerbread Man until he was gone.
"He was very tasty after all," thought the fox.
 ld woman and the old man ran after him, but they could not catch him.                                                           nadiah bt mohd zamri                                                                                                                                 sumber:internet